4 Perumahan Subsidi di Kalbar Dapat Bantuan PSU Rp 1,9 Miliar

oleh
Perumahan Subsidi (Foto: Kementerian PUPR).

Kalimatan Barat, Borneo24.com Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan dana sebesar Rp 1,9 miliar dalam memberikan bantuan prasarana sarana dan utilitas (PSU) tahap pertama di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menuturkan, bantuan PSU tersebut diberikan untuk empat perumahan subsidi di Kalbar.

Dia berpendapat, penyaluran bantuan PSU dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan perumahan masyarakat bersubsidi sehingga lebih nyaman untuk dihuni.

“Kami ingin mewujudkan perumahan bersubsidi berkualitas dan memiliki lingkungan tertata dengan baik,” ujarnya dalam rilis, Selasa (28/6/2022). Dalam proses pembangunan PSU, pihaknya selalu berkoordinasi dengan para pengembang perumahan.

Adanya PSU juga diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk membeli rumah bersubsidi dengan harga terjangkau. Dengan bantuan PSU ini juga akan membuat lingkungan perumahan bersubsidi tidak kalah dengan perumahan komersil.

Dari empat perumahan subsidi tersebut, tiga di antaranya berlokasi di Kabupaten Kubu Raya, dan satunya di Kabupaten Landak.

Informasi itu sebagaimana disampaikan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Andy Suganda.

“Bantuan PSU untuk tahap pertama berupa pemasangan paving block jalan lingkungan dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan atau 90 hari kalender dengan total nilai kontrak Rp 1,9 miliar,” terang Andy.

Sementara perusahaan penerima manfaat bantuan PSU tersebut adalah PT Mandan Acip Putra (Maniamas Residen) di Landak.

Kemudian, PT Insan Kapuas (Taman Insan Kapuas 3), PT Kalimantan Artha Velociti (Kav Satu Residence Tahap 2), serta PT Lintas Borneo Artha (Kav Satu Residence Tahap 3) di Kubu Raya. Pada kesempatan itu, Andy juga mengingatkan kontraktor dalam pelaksanaan bantuan PSU memperhatikan tiga tepat yakni tepat mutu, tepat waktu dan tepat administrasi.

Selain itu, pihaknya juga akan segera mengurus proses serah terima aset ke pemerintah daerah setelah PSU selesai dibangun sehingga lebih tertib administrasi. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.