Kondisi Masih Pandemi Jelang Imlek, Pemprov Kalbar Larang Festival Budaya dan Perarakan

oleh
Gambar ilustrasi

Kalimantan Barat, Borneo24.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat, melarang festival budaya dan arak-arakan pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2022. Sebab, kondisi pandemi masih terjadi dan dikhawatirkan berdampak pada peningkatan kasus.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar, Harisson mengatakan, pelarangan itu dilakukan mengingat saat ini terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi di beberapa wilayah di Kalbar.

“Mengapa itu dilarang? Karena dianggap tidak akan bisa menjaga protokol kesehatan. Khususnya menjaga jarak. Pasti akan ada keramaian,” kata Harisson, Jumat (21/1/2022).

Meski Begitu, Pemprov Kalbar tidak melarang ritual keagamaan yang dilaksanakan etnis tionghoa di klenteng dan pekong. Asal, sesuai dengan prokes.

“Kapasitasnya 75 persen, kemudian menjalankan prokes dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” pungkasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.