Pemprov Kalbar Melibatkan Perusahaan Untuk Membangun Pusat Sertifikat Tenaga Kerja

oleh
Pemprov Kalbar Libatkan Perusahaan Bangun Pusat Sertifikat Tenaga Kerja

Pontianak, Borneo24.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengatakan, Pemprov Kalbar menggandeng pihak lain termasuk sejumlah perusahaan untuk membangun pusat sertifikasi tenaga kerja (PSTK).

“Pembangunan PSTK merupakan hasil kerja sama dengan beberapa perusahaan, seperti PT. Antam yang menganggarkan Rp2 miliar, dan beberapa perusahaan lainnya,” kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu.

Dia menjelaskan Pemprov Kalbar sedang melaksanakan koordinasi terkait penyediaan gedung dan peralatan pelatihan dengan beberapa perusahaan tersebut.

“Kami sedang melaksanakan koordinasi, apakah pihak Pemprov Kalbar yang membenahi gedung, kemudian pihak perusahaan membantu peralatan, atau sebaliknya,” tuturnya.

Sutarmidji juga menyebutkan ada asosiasi perkebunan yang akan membuat satu bengkel kerja. Demikian juga dengan perusahaan tambang.

“Jadi, ada 3 laboratorium kerja yang disiapkan kemudian Pemprov Kalbar menyiapkan laboratorium komputernya,” tuturnya.

Provinsi Kalimantan Barat akan memiliki fasilitas PSTK yang memadai dan memenuhi standar.

“Kondisi Balai Latihan Kerja yang sekarang sangat memprihatinkan. Atap gedung sudah bocor, membuat tidak semangat, apalagi mau latihan di sini,” kata Sutarmidji.

Dia memastikan akhir tahun 2021 pembangunan PSTK ini akan rampung dikerjakan termasuk RSUD Soedarso yang juga sedang dalam tahap penyelesaian.

“Insya Allah, jika tidak ada kendala, untuk kedua bangunan ini soft opening nya akan dilaksanakan di akhir tahun 2021 dilanjutkan peresmian di bulan Januari 2022 dengan diikuti perbaikan laboratorium,” ujar H. Sutarmidji.

Sedangkan untuk pembangunan RSUD dr. Soedarso, secara umum 100 persen material pembangunan sudah berada di lokasi. Progres pembangunan berjalan dengan baik dan sudah mencapai di atas 60 persen.

“SDM RSUD dr. Soedarso harus diisi oleh tenaga-tenaga muda dan mendapatkan pelatihan khusus, sehingga seluruh SDM memiliki standar pelayanan yang baik serta mampu bersikap yang ramah. Namun sebelum itu Pemprov Kalbar akan mengadakan proses asesmen, sehingga penempatan SDM di RSUD dr. Soedarso akan sesuai dengan hasil tes tersebut,” kata Sutarmidji.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.