Pengiriman 12 Ton Plastik Cacahan Produk Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas 2 Pontianak

oleh
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar Ika Yusanti saat pelepaskan pengiriman 12 ton plastik cacah ke Jepara Jawa Tengah.

Kalimantan Barat, Borneo24.com Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat mengirim sebanyak 12 ton plastik cacah hasil produksi daur ulang dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) lapas Pontianak ke Jepara, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak Ardian Setiawan di Pontianak, mengatakan lapas dan WBP berkomitmen untuk melakukan produksi secara tetap dan stabil atau minimal 12 ton per bulan sesuai permintaan pabrik daur ulang plastik di Jateng.

Selain keberhasilan manajemen Lapas Pontianak dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian kepada WBP, kegiatan tersebut juga berdampak langsung pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp126 juta per bulan secara berkelanjutan.

“Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA melaksanakan pengiriman bahan olahan limbah plastik yang kami daur ulang, sehingga kami dapat kirim ke perusahaan MHS di Jepara,” katanya.

Untuk kali ini, lapas tersebut mengirim 12 ton. Sebelumnya, lapas juga sudah pernah melaksanakan kegiatan serupa tetapi dalam bentuk produk yang lain.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar Ika Yusanti mengatakan kegiatan tersebut salah satu bentuk pembinaan kemandirian, yaitu tentang warga binaan saat di lapas diberikan pelatihan dan keterampilan.

“Diupayakan dalam pelatihan dan produksi sehingga bisa memberikan daya guna bagi dirinya kemudian bagi keluarganya juga bagi masyarakat sekitarnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan tentang kegiatan terkait dengan produk plastik cacah di mana penggilingan merupakan bagian penting dalam sistem daur ulang. Proses yang menghasilkan plastik cacah itu menjadi tahapan agar limbah plastik bisa kembali bermanfaat.

Selain berdampak pada peningkatan keterampilan, warga binaan di Lapas Pontianak juga mendapat hasil dalam konteks premi yang merupakan akumulasi dari total jumlah produk dari Pontianak. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.