Wagub Kaltara Minta Pemerintah Optimalkan APBN Untuk Daerah Perbatasan

oleh
Daerah Perbatasan (Foto: Kementerian PUPR).

Kalimantan Barat, Borneo24.com Wakil Gubernur Kaltara, Dr Yansen TP,  saat melakukan monitoring dan evaluasi progress pembangunan di Kecamatan Sungai Boh-Kayan Selatan, mengatakan perlunya pemerintah pusat mengoptimalkan APBN untuk pembangunan di perbatasan Kaltara dengan Malaysia.

“Saat saya berada di link jalan perbatasan yang dibangun melalui dana APBN. Tepatnya di titik Belawan, kalau diperhatikan jalannya, situasi yang wajar ada di pedalaman,” kata Yansen di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara belum lama ini.

Namun bila tentang negara, bicara tentang perbatasan dengan situasi yang berat, seperti ini tidak dapat dibiarkan.

Hal tersebut disampaikan usai melakukan monitoring dan evaluasi progres pembangunan di Kecamatan Sungai Boh-Kayan Selatan di Malinau pada pekan lalu.

Dilansir dari Antara, Situasi jalan di perbatasan yang dilalui sangat memprihatinkan dengan melintasi beberapa jembatan darurat yang terbuat seadanya dari kayu log. Kondisi ini cukup berat dan membahayakan apalagi tak jarang ditemui jalan berlubang akibat kikisan tanah.

“Saya mengharapkan supaya perhatian untuk pembangunan jalan perbatasan ini sungguh-sungguh diberi sebagai atensi serius. Dalam artian bahwa kalau ini putus maka tidak ada pilihan lain lagi, akan berhenti  juga aktivitas masyarakat,” kata Wagub.

Dia mengungkapkan bahwa jembatan tersebut berada tepat di bawah aliran sungai dengan jarak ketinggian kurang lebih enam meter. Jembatan ini adalah akses satu-satunya orang maupun barang menuju kecamatan terdekat. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.