Tak Bayar Pajak, 50 Papan Reklame di Pontianak Dicopot

oleh
Ilustrasi Gambar.

Kalimantan Barat, Borneo24.com – Tindakan tegas dilakukan Pemerintah Kota Pontianak terhadap pemilik papan reklame yang menunggak pajak. Papan reklame yang kedapatan belum memperpanjang pajak langsung dicopot.
Razia itu digelar oleh Satpol PP dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak pada Rabu (8/9/2021) dengan menyisir sepanjang jalan yang menjadi lokasi papan reklame.

“Penertiban ini ditujukan pada titik-titik objek pajak reklame yang hingga saat ini belum melakukan perpanjangan dan pembayaran reklame,” kata Kabid Penyuluhan, Pemeriksaan dan Pengawasan BKD Kota Pontianak, Irwan Prayitno dikutip dari inews pada Jum’at (10/9/2021)/

Irwan mengatakan, tindakan tegas ini merupakan upaya Pemkot Pontianak untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Dari pajak reklame saja, Pemkot Pontianak menargetkan Rp14 miliar setahun.

Menurut Irwan ada 50 titik papan reklame yang ditertibkan karena tidak memperpanjang pajaknya. Sedangkan untuk spanduk yang telah habis masa izin pemasangan juga dilakukan pencopotan.

Dia menambahkan, terhadap  pajak reklame yang belum dibayar akan dihitung sejak terhitung mulai tanggal (TMT) pemasangan reklame atau masa tayang reklame.

Dari data di lapangan akan dilakukan inventarisasi berapa lama pemilik melakukan pemasangan reklame. Kemudian ditentukan kapan dan sejak itu mereka harus membayar hingga saat ini, karena reklame komersil itu harus dibayar dulu pajak reklamenya baru boleh dipasang.

“Selain itu terhadap reklame yang akan jatuh tempo juga kita sampaikan surat teguran untuk segera memperpanjang masa tayang reklamenya,” katanya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.