Kadin Indonesia Kirim 200 Set Oksigen ke Kalimantan Timur

oleh
Ilustrasi Gambar.

Kalimantan Timur, Borneo24.com – Pemprov Kaltim kembali mendapat bantuan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Benua Etam. Kali ini berupa 200 set oksigen dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Terdiri dari tabung oksigen, regulator dan flowmeter, masing-masing 200 unit.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek kepada Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor.

Bantuan kemudian diserahkan Gubernur Isran Noor kepada PMI Provinsi Kaltim, Kadin Kota Samarinda dan Kadin Kabupaten Paser.

“Bantuan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kaltim. Dalam hal melakukan bantuan terhadap orang-orang yang sedang terpapar Covid-19 di rumah sakit. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kaltim mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Mudahan ini dapat terus kami gunakan dan bermanfaat untuk penanganan Covid di Kaltim,” kata Isran Noor dikutip dari laman resmi Portal Pemprov Kaltim pada Rabu (8/9/2021).

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengapresiasi Kadin Indonesia atas perhatiannya terhadap penanganan Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk di Kaltim yang menjadi wilayah kerja perusahaan milik Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, yaitu PT Kideco Jaya Agung.

“Perhatiannya luar biasa, beberapa waktu yang lalu juga telah melaksanakan vaksin bagi karyawan dan masyarakat di sekitar tambang PT Kideco di Kabupaten Paser. Dimana Pemprov Kaltim dan Pemkab Paser sangat terbantu dalam menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal di wilayahnya,” ucap Isran.

Gubernur Isran Noor kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap melaksanakan anjuran pemerintah dan protokol kesehatan secara disiplin dalam setiap kegiatan sehari-hari. Demikian halnya kepada pemerintah kabupaten/kota se Kaltim agar tetap melakukan upaya maksimal dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

“Selamat juga kepada kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan set oksigen ini,semoga bermanfaat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.