Palang Merah Amerika-PMI Lakukan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubela

oleh
Palang Merah Amerika-PMI Lakukan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubela.

Kalimantan Timur, Borneo24.com Kampanye imunisasi Campak dan Rubela yang dilaksanakan Palang Merah Amerika bersama Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Kalimantan Timur  yang telah berjalan sejak April, akan terus dilanjutkan hingga Juni, bahkan telah ditingkatkan hingga perekrutan relawan.

“Perekrutan relawan sebanyak 83 TSR (tenaga suka rela) dilakukan di Samarinda dan Balikpapan karena dua kota ini menjadi tempat pertama kampanye imunisasi campak dan rubela,” ujar Ketua PMI Provinsi Kaltim Sayid Irwan.

Sebanyak 83 TSR ini terdiri atas 50 TSR dari Samarinda dan 33 TSR dari Balikpapan. Kemudian akan ditambah lagi sebanyak 830 relawan untuk tingkat kelurahan di dua kota tersebut, yakni 500 relawan untuk di Samarinda dan 330 TSR merupakan relawan di Balikpapan.

“Anggaran program ini berasal dari Palang Merah Amerika melalui PMI Pusat. Dalam pertemuan dengan pihak terkait juga disepakati bahwa PMI Kota Balikpapan dan Samarinda diminta menetapkan satu koordinator program dan satu pengelola keuangan, Kemudian PMI Provinsi Kaltim menetapkan satu koordinator program,” katanya.

Ia berharap dari kampanye imunisasi campak dan rubela ini akan terus berlanjut ke program lainnya, bahkan jika program ini lancar, bisa menjadi pintu awal untuk program lain dari Palang Merah Amerika untuk Kaltim.

Dalam kaitan kampanye imunisasi ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan baik di tingkat provinsi maupun dua kota yang menjadi sasaran program, karena dinas kesehatan merupakan organisasi yang menjalankan tugas pokok dan fungsinya dari program ini.

Permulaan program ini, katanya, sudah dilaksanakan pada April lalu di Hotel Aston Samarinda. Bahkan pihaknya telah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) yang melibatkan 33 relawan PMI di Balikpapan dan segera dilanjutkan Bimtek untuk 50 relawan PMI di Samarinda.

“Selain itu, program ini juga sudah dilakukan sosialisasi di Balikpapan dengan melibatkan 34 kelurahan, kemudian untuk sosialisasi di Kota Samarinda akan melibatkan 58 kelurahan,” tutur Sayid.

No More Posts Available.

No more pages to load.