STT Migas Balikpapan Ikut Siapkan SDM Unggul Sambut IKN

oleh
Ilustrasi.

Kalimantan Timur, Borneo24.com Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan turut menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Tugas kami menyiapkan sumber daya manusia (SDM) agar berkualitas tinggi dan mampu bersaing,” kata Ketua STT Migas Dr Lukman, Kamis (26/1/2023).

Ia menjelaskan, IKN kelak menjadi etalase Indonesia, tempat di mana SDM-SDM terbaik Indonesia bisa ditemukan dalam semua bidang, tak terkecuali di bidang perminyakan yang menjadi kekhasan STT Migas.

Saat ini di kampus yang selintas tersembunyi di utara Balikpapan tersebut, sudah berjalan dengan baik program studi sarjana S1 Teknik Perminyakan, Teknik Geologi, Teknik Industri, dan program diploma atau vokasi, yaitu D3 Teknik Pengolahan Migas dan D3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas.

Saat ini STT Migas juga tengah menyiapkan program studi yang lulusannya bisa berkontribusi langsung pada pembangunan IKN.

Dalam sejarahnya, lulusan STT Migas sudah pula memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan.

“Ada alumni, lulusan kami yang turut berperan dalam penemuan cadangan minyak di Turki,” ungkap Lukman.

Hal tersebut, jelas Lukman, adalah tanda bahwa proses pendidikan dan alih pengetahuan di kampus sudah berjalan dengan benar dan mampu mendorong mahasiswa memberikan yang terbaik di bidangnya masing-masing.

Menurut Lukman, merupakan tanggung jawab moril bagi STT Migas untuk memberikan yang terbaik dan berkualitas tinggi dalam proses penyiapan SDM, dan mendorong perguruan tinggi lain baik swasta dan negeri melakukan hal serupa.

Saat ini STT Migas juga sudah bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) yang dikelola Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) di, Blora, Cepu, Jawa Tengah. Kerja sama ini sebagai bentuk pengembangan kompetensi lulusan STT Migas.

STT Migas kini memiliki 1.900 mahasiswa yang berasal tidak hanya dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari daerah-daerah lain di Indonesia. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.