Wisata Mahakam Lampion Garden Kembali di Buka Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

oleh
Mahakam Lampion Garden (MLG) di Jalan Selamet Riyadi, Samarinda, Kalimantan Selatan

Kalimantan Timur, Borneo24.com – Suasana akhir pekan di Mahakam Lampion Garden (MLG) Jalan Selamet Riyadi kembali diminati pengunjung saat mulai dibuka, Sabtu (20/6/2020) malam. Tempat ini sempat ditutup sementara karena pandemi covid-19 pertengahan bulan Maret di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Manajer MLG, Dian Rosita dikawani tim Kreatif MLG Vandem mengatakan sejak 3 hari lalu MLG kembali beroperasi di fase new normal dengan jumlah pengunjung dibatasi serta tetap menjalankan protokol kesehatan. Di mulai dari cuci tangan di tempat yang telah disediakan, pengukuran suhu tubuh dengan thermogun, dan selalu diingatkan mengenakanmasker melalui pengeras suara.

“Fasilitas atau wahana masih  belum seluruhnya dibuka untuk anak anak seperti mainan pasir, play ground sementara ditutup. Trampolin boleh beroperasi dan dibatasi hanya 2 orang yang main dengan gratis fasilitas para pengunjung, untuk kegiatan menggambar kita dalam tahap sosialisasi. Untuk pensil gambarnya diharapkan bawa masing-masing sendiri, sambil menunggu situasi masyarakat karna keberhasilan juga perlu didukung kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan covid-19,” ujar Dian Rosita.

Para Pengunjung juga diperiksa dan dilakukan himbauan untuk mengenakan masker. “Beberapa pengunjung kita cegat jika tidak bawa kami siapkan untuk beli atau masker yang hanya dibawa perlu dipastikan untuk menggunakannya. Namanya suasana baru akibat wabah covid-19 ada pembatasan pengunjung mengukuti arahan dari Kementeria Kesehatan dan tim Gugus Tugas Covid-19,” katanya.

Untuk area pasar wisata hanya diizinkan 150 orang pengunjung dari jumlah pengunjung biasanya 400 sampai 500 orang. Di tempat ini juga tersedia permainan Virtual Reality yang sudah memenuhi standar protokol covid-19 Kemenkes RI.

Permainan ini sebagai perkenalan karena untuk anak anak. Kemudian Virtual Reality Dance dapat dilakukan tanpa bersentuhan dengan situasi biasanya 8 orang anak duduk, dilakukan bagian depan 2 orang anak kemudian dikursi belakang 2 anak. Setelah bermain wahana wisata dilakukan penyemprotan disinfektan dibersihkan setelah digunakan. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.