Gubernur Kaltara Dukung Rakor Pertama BGP di Kaltara

oleh
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H Zainal A Paliwang.

Kalimantan Utara, Borneo24.com Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang menyambut baik kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Guru Penggerak (BGP) Kaltara bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltara dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota se-Kaltara.

Menurutnya, sebagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) baru, Balai Guru Penggerak atau BGP diberi tugas menggerakkan guru-guru diseluruh Provinsi di Indonesia termasuk di Kaltara.

Hal tersebut tertuang dalam pasal 1 ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 yang menyebut bahwa “Balai Guru Penggerak atau BGP adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah yang berkedudukan di provinsi”.

“Ini sebagai salah satu upaya kita untuk mensosialisasikan arah kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tentang Program Sekolah Penggerak (PSP), Program Guru Penggerak (PGP), dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM),” katanya dalam keterangan resmi Sabtu (19/11/2022).

Seperti diketahui, Program Sekolah Penggerak adalah katalis untuk mewujudkan visi pendidikan indonesia. Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (Literasi dan Numerasi) serta karakter, diawali dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, dalam hal ini kepala sekolah dan guru.

Kemudian Program Pendidikan Guru Penggerak. Program ini merupakan salah satu program yang diselenggarakan Kemendikbudristek untuk meningkatkan kompetensi guru. Program ini diharapkan dapat berjalan optimal dengan dukungan dari Pemerintah Daerah dan pihak-pihak terkait lainnya.

Selanjutnya terkait Implementasi Kurikulum Merdeka, yang mana merupakan kurikulum pembelajaran dengan kurikulum beragam serta lebih mengoptimalkan materi atau konten yang memberi peserta didik cukup waktu untuk mengeksplorasi konsep dan memperkuat kemampuannya.

Ia mengajak kepala seluruh unsur terundang agar menyamakan persepsi dan pemahaman sehingga dapat menentukan rencana dan tindak lanjut untuk memberikan dukungan penuh demi optimalnya program-program tersebut. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.