Jaksa Masuk Pesantren, Sampaikan Hukum Kepada Santri

oleh

KAPUAS – Kejaksaan Negeri Kapuas melaksanakan program Jaksa Masuk Pesantren melalui penerangan hukum dan penyuluhan hukum kepada santri di pondok pesantren sebagai upaya peningkatan kesadaran hukum bagi masyarakat pasal 30 ayat (3) huruf a UU RI Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Kejari Kapuas Komaidi, melalui Kasi Intel Mauladi menyampaikan, Kejaksaan Negeri Kapuas menyambangi Pondok Pesantren untuk memperkenalkan diri kepada santri. “Kita ingin menyampaikan Tupoksi Kejaksaan didalam penyelenggara Negara ada Eksekutif, legislatif dan yudikatif, sesuai dengan pasal 30 ayat (3) huruf a UU RI Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI” katanya Senin(25/03/2019) diruang kerjanya.

Karena itu lanjut Dia, program Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Pesantren (JMP) di Pondok Pesantren Al Muhajirin Kabupaten Kapuas oleh Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejaksaan Negeri Kapuas yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya santri.

Kegiatan Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Pesantren di Pondok Pesantren Al Muhajirin merupakan pelaksanaan Wewenang Kejaksaan RI dalam Bidang Ketertiban dan Ketentraman Umum, dimana Kejaksaan RI turut menyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat, bertujuan untuk mewujudkan ketaatan hukum bagi pelajar.

“Ketaatan dibentuk melalui penegakan hukum namun tidak terbatas hanya pada penindakan akan tetapi harus diterapkan pula paradigma baru penegakan hukum yang lebih menekankan pada aspek pencegahan. Dengan aspek pencegahan, segala kegaduhan yang menjadi efek samping penindakan dapat dihindari dan pemahaman yang tertanam pun diharapkan dapat bertahan lebih lama” terangnya.

Bahwa dalam pelaksanaan Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Pesantren ini, telah disampaikan materi tentang Budaya Taat Hukum, Akibat hukum penyalahgunaan narkotika berdasarkan UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika serta akibat hukum penyalahgunaan Media Sosial berdasarkan UU No.19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Narasumber yang menyampaikan materi Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas Mauladi menuturkan, bahwa kegiatan Jaksa Masuk Pesantren (JMP) tersebut diikuti oleh sekitar 100 santri yang antusias mendengarkan penyampaian materi dan melakukan tanya jawab kepada narasumber. (RP/02)