Disarpustaka Fasilitasi Kegiatan Monev Implementasi Aplikasi Srikandi

oleh
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas Memfasilitasi Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Aplikasi Srikandi di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas.

Kapuas, Borneo24.comMenindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan, Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor B-PK.02.08/3780/2022, hal, Monitoring dan Evaluasi Implementasi Aplikasi SRIKANDI.

Dalam rangka mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh ANRI, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas memfasilitasi kegiatan Monitoring dan Evaluasi Aplikasi Srikandi selama dua hari, pada tanggal 1 – 2 November 2022 bertempat di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas.

Kegiatan Monev Aplikasi Srikandi tersebut dihadiri oleh Koordinator Kelompok Substansi Kearsipan Daerah 1A dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Sri Wulandari, Pinandita Syafrisman, Arsiparis Ahli Muda Kearsipan Daerah 1A, Andriea Salamun, Arsiparis Pertama, Kepala Disarpustaka Kabupaten Kapuas, Komari, Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Natalina, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Rupawansyah, SH, Arsiparis Serta dihadiri oleh tamu undangan.

Dalam kegiatan monev aplikasi srikandi tersebut, narasumber dari Arsip Nasional menyampaikan ada beberapa perbaikan penginputan pada struktur organisasi sesuai dengan perubahan nomenklatur di Lingkungan Perangkat Daerah Kabupaten Kapuas, template surat dan kode klasifikasi arsip sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2022 Tentang Kode Klasifikasi Arsip Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Dan Pemerintah Daerah.

“Dan persiapan live Implementasi Aplikasi SRIKANDI untuk tahun 2023 sebanyak 5 Perangkat Daerah (Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Bagian Umum Setda, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Inspektorat Daerah) sedangkan Implementasi Aplikasi SRIKANDI untuk seluruh perangkat daerah di rencanakan pada tahun 2024.

Namun Implementasi Aplikasi SRIKANDI ini nantinya tetap harus menunggu adanya tanda tangan elektronik (TTE),” ungkapnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.