Kebutuhan Darah di Kotawaringin Barat  Capai 522 Kantong per Bulan

oleh
Sekertaris PMI Kobar, Wagiman.

Kotawaringin Barat, Borneo24.com – Palang Merah Indonesia Cabang Kotawaringin Barat mencatat rata-rata kebutuhan darah di Kotawaringin Barat mencapai angka 522 kantong darah per bulan.

Sekretaris PMI Kobar Wagiman menyebutkan, tingginya permintaan darah di Kobar dikarenakan Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun saat menjadi rumah sakit rujukan lebih dari tiga kabupaten.

Oleh sebab itu, pihaknya berupaya agar kebutuhan darah bagi para pasien rumah sakit terpenuhi.

“Setiap bulannya kurang lebih 522 kantong darah. Itupun kenapa kita selalu informasikan, karena rumah sakit kita sekarang jadi rumah sakit rujukan tiga kabupaten. Kobar, Lamandau dan Sukamara. Justru kadang-kadang melampaui sampai serutan hulu, kemudian air hitam, PT. Cargill (Kalimantan Barat), “kata Wagiman saat dibincangi Bornwo24.com, Selasa (8/6/2021).

Wagiman menerangkan, kebutuhan darah di Kobar cenderung fluktuatif dan susah ditebak. Pasalnya, kebutuhan tersebut tentu harus. disesuaikan dengan jenis golongan darah yang dibutuhkan pasien.

“Dan itupun tidak mewakili seluruh golongam darah karena kadang-kadang untuk pekan tertentu yang diperlukan darah A terus, kadang-kadang kosong.  Sedangkan darah B, (AB) dan darah B masih penuh atau sebaliknya. Uniknya disitu,” jelas Wagiman.

Ia menambahkan, dalam setahun ada momen terntu dimana permintaan darah cukup tinggi, terutama pada momen-momen tertentu.

“Keperluan darah yang paling banyak itu ketika mobilitas penduduk padat. Mendekati akhir tahun, lebaran, mudik, atau tahun baru. Jadi mobilitas makin tinggi, kepeluan darah makin besar,” imbuh Sekretaris PMI Kobar.

Dengan berkembangnya informasi, teknologi dan media sosial saat ini, pihaknya merasa terbantu lantaran informasi kebutuhan cepat ditanggapi oleh masyarakat. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.