Polresta Palangkaraya Periksa 15 Saksi Kasus Pembunuhan Suami Istri

oleh
Kapolresta palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa.

Palangkaraya, Borneo24.comAparat Kepolisian Resort Kota Palangka Raya terus berupaya melakukan langkah-langkah dalam mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap pasangan suami istri. Hingga kini belasan orang saksi tengah menjalani pemeriksaan.

Kapolresta palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa menyampaikan bahwa sejak terjadinya peristiwa berdarah tersebut hingga saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi.

“15 orang ini baik dari keluarga, teman juga pendalaman terhadap interaksi handphone milik kedua korban. Untuk saat ini masih dilakukan pendalaman para saksi tersebut guna mengungkap tersangka,” katanya.

Dikatakan dia, upaya tersebut akan terus dilakukan dengan maksimal dengan melibatkan personel gabungan antara Resmob Polresta, Krimum Polda kalteng guna memperdalam setiap informasi yang berhasil didapatkan.

Ia mengungkapkan, dalam kasus tersebut saksi hanya terdapat satu orang yaitu anak dari kedua korban, terlebih saat terjadinya peristiwa naas itu saksi yang ketakutan berupaya melarikan diri sehingga tidak mengenali terduga pelaku.

“Sampai saat ini memang saksi yang melihat kejadian itu hanya satu yakni anak korban. Karena ketakutan juga lari, sehingga untuk keterangan identitas pelaku maupun mengenali masih samar-samar,” bebernya.

Terlebih saat kejadian, lanjutnya, cuaca sedang hujan sehingga minimnya saksi disekitar lokasi. Meski demikian pihaknya berupaya memaksimalkan informasi yang telah diperoleh serta akan melakukan pengecekan CCTV sekitar lingkungan tempat tinggal korban.

“Kita akan berusaha rangkai dan sambungkan, semoga ada perkembangan dan titik terang dari kasus tersebut. Untuk 15 orang masih berstatus saksi, sedangkan dua yang dicurigai masih dalam proses pendalaman penyelidikan,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi berupa baju korban, seprey dan handphone, sementara itu senjata tajam yang digunakan pelaku masih dalam pencarian sebab berdasarkan keterangan dari anak korban disaat kejadian sempat melihat seseorang memegang sajam.

“Keterangan disaat anak korban ini berupaya melarikan diri sempat melihat seseorang tanpa busana memegang sajam. Dari informasi ada dua parang dirumah korban satu telah ditemukan namun satunya masih dalam pencarian, dugaan sementara sajam itu bias dari rumah atau dibawa dari luar dan hal ini masih dalam pendalaman kita,” tandasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.