Perkebunan Besar Wajib Bangun Kualitas Kemitraan Untuk Sejahterahkan Masyarakat

oleh
Ilustrasi.

Kalimantan Tengah, Borneo24.comGubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengatakan berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng per Desember 2021, Perusahaan Besar Sawit (PBS) yang sudah beroperasi di Kalteng berjumlah 198 PBS, dimana yang belum memiliki plasma ada 71 PBS.

Hal tersebut disampaikan pada acara sosialisasi dan penyerahan penetapan perkara kemitraan inti plasma perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (22/11/2022).

“Untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mencegah praktik monopoli usaha dan persaingan usaha yang tidak sehat, perlu dilakukan langkah-langkah advokasi dan asistensi bersinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU RI),” ucapnya.

Sugianto juga mengapresiasi kinerja KPPU RI yang telah melakukan pengawasan atas evaluasi kemitraan terhadap PT. Karya Makmur Bahagia, sehingga mengubah perilaku pelaku usaha untuk mewujudkan iklim persaingan usaha.

“Diharapkan adanya perkebunan kelapa sawit selain dapat memberikan dampak terhadap perekonomian, juga berdampak positif terhadap partisipasi dan ketahanan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Sugianto juga meminta agar Perkebunan Besar membangun kualitas kemitraan sehingga dapat mensejahterakan masyarakat sekitar. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.