SMPN 2 Pulau Petak Masuk Kategori SPMI Tapi, Masih Minim Fasilitas

oleh

KAPUAS – SMPN 2 Pulau Petak menargetkan tahun 2020 harus melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), walaupun tahun 2019 ini 30 siswa mengikuti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Pasalnya sekolah SMPN 2 Pulau Petak temasuk Sekolah Penjaminan Mutu Internal (SPMI) (Sekolah Model), Percontohan.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah Zundy HS. Umar, menyampaikan SMPN 2 Pulau Petak belum bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), karena belum memiliki fasilitas Laboratorium Multimedia.

“Tahun ini kita belum bisa melaksanakan UNBK karena belum memiliki Lab Multimedia dan jumlah siswa 30 orang yang mengikuti UNKP di tahun 2019 ini,” kata Zundy, Minggu(24/3/2019).

Dia mengakui, tahun 2020 akan mengikuti UNBK, walau keterbatasan fasilitas, tetap berupaya untuk bekerjasama dengan SMA terdekat untuk peserta didiknya bisa mengikuti ujian nasional berbasis elektronik komputer. Walaupun keterbatasan fasilitas, tetapi pihaknya berusaha menjadikan sekolah ini bagian dari penjaminan mutu pendidikan.

Untuk fasilitas, lanjut Zundy, SMPN 2 Pulau Petak masih banyak kekurangan baik itu ruang untuk guru dan Tata Usaha, Laboratorium Multimedia, pagar sekolah, WC untuk siswa dan penimbunan halaman. Karena saat ini jumlah siswa sendiri 120 orang.

“Saya berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas untuk memperhatikan SMPN 2 Pulai Petak untuk peningkatan fasilitas sekolah yang belum memadai,” pintanya. (RP/02)