“Ngeri“ Pasien BPJS ditolak Puskesmas

oleh

BARITO TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah menyesalkan tindakan pihak UPTD Pusat Pelayanan Masyarakat (Puskesmas) Ampah, Kecamatan Dusun Tengah. Pasalnya, banyak warga yang memiliki kartu BPJS ditolak berobat.

“Masa masyarakat berobat dengan kartu BPJS ditolak?. Itu tidak boleh, harus dilayani. Kalau tidak sanggup ya dirujuk ke rumah sakit. Artinya setiap pasien harus dilayani” kata Raran wakil ketua II DPRD Barito Timur.

“Setiap tahun 7 milyar loh, kita anggarkan untuk pasien BPJS. Artinya dengan jumlah masyarakat Barito Timur sudah cukup. Kalau adapun kekurangan, kan bisa diusulkan lagi. Toh juga untuk rakyat, yang penting masyarakat tidak mengeluh untuk berobat” sambungnya.

Terpisah Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas menegaskan pemerintah sudah menanggung semua warga kurang mampu sejak awal januari 2019 melalui adanya program BPJS. 

“Mengingatkan kepada pihak puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD), jika ada pasien yang sedang sakit dan datang berobat jangan sampai diterlantarkan dengan alasan apapun. Sebab daerah sudah menganggarkan dana yang begitu besar melalui APBD Kabupaten. Semuanya sudah mendapat persetujuan bersama antara pihak eksekutif dan Legislatif “tegas Ampera. (RP /01)