Menpora RI Harap Renang Tingkatkan Prestasi dan Pencak Silat Dipertandingkan di Olimpiade

oleh
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali

Jakarta, Borneo24.com – Hari ini Senin (12/10) sore, Menpora RI Zainudin Amali menyaksikan Memorandum of Understanding (MoU) pemberian bantuan dana pelatnas dan pembinaan jangka panjang kepada cabor renang dan pencak silat.

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Prestasi Olahrga Nasional (PPON) Yayan Rubaeni dengan Sekjen PB PRSI, Ali Andi Patiwiri dan Sekjen IPSI Erizal Chaniago di Wisma Kemenpora, Jakarta. Penandatanganan disaksikan secara virtual oleh Ketua Umum PB PRSI Anindya Novyan Bakrie dan Ketua Harian PB IPSI Edi Prabowo.

Dari hasil review, untuk PRSI yang dipersiapkan untuk Pelatnas Olimpiade dan SEA Games 2021, dari ajuan proposal Rp. 1.596.000.000,- disetujui Rp. 1.201.800.000,-. Sedangkan untuk IPSI dari proposal Rp. 7.853.523.726,- disetujui sebesar Rp. 3.891.159.000,-.

Menpora RI mengatakan bantuan fasilitasi untuk cabor silat dan aquatik telah melalui proses review secara transparan dan akuntable. “Review ini melibatkan tim tidak hanya dari Kemenpora tetapi juga praktisi dan akademisi untuk menjamin supaya bantuan dari Kemenpora kepada induk cabor sesuai dengan hasil review dan proposal yang diajukan,” katanya.

Untuk Pencak Silat, Menpora RI menyampaikan harapan bangsa Indonesia adalah bagaimana pencak silat yang merupakan cabang olahraga asli bangsa menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan di olimpiade, ia berharap mimpi ini menjadi tanggung jawab bersama-sama.

“Kita berjuang bersama-sama semoga bisa terwujud terlebih kita ikut bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, sisa 12 tahun lagi. Minimal Olimpiade Paris 2024 bisa dipertandingkan ekshibisi. Ini tugas kita semua jangan sampai kita hanya menjadi tuan rumah penyelenggara jika terpilih, tetapi prestasi kita juga harus membanggakan khususnya pencak silat yang banyak nomor-nomor yang bisa menghasilkan medali,” tambahnya.

Menpora RI juga berharap kepada cabang olahraga aquatik agar mampu mempertahankan prestasinya usai menumbangkan dominasi Singapura puluhan tahun di nomor polo air di SEA Games 2019 lalu. “Saya ucapkan terima kasih atas kesungguhan pembinaan cabor ini yang membanggakan, di SEA Games kemarin polo air bisa menumbangkan dominasi Singapura selama puluhan tahun. Semoga prestasi ini dapat di pertahankan, lebih ditingkatkan lagi dan tetap mempersiapkan lapisan-lapisan atletnya, pembinaan usia dini tentu menjadi keharusan,” harap Zainudin Amali.

Menurut Ketua Harian PB IPSI Edi Prabowo salah satu kerinduan dan mimpi besar seluruh insan pencak silat di tanah air bahwa cabor pencak silat harus mampu menembus pesta olahraga dunia yakni olimpiade.”Sebagai cabor warisan budaya bangsa seluruh rakyat Indonesaia pencak silat harus bisa menembus olimpiade, kami berharap semua pihak dapat menyuarakan ke seluruh dunia agar pencak silat dimasukkan dalam cabor yang dipertandingkan di olimpiade,” kata Edi Prabowo yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan.

Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie ucapkan terima kasih kepada Menpora RI yang tak putus memberikan perhatian kepada pembinaan atlet aquatik, khususnya cabang olahraga renang untuk pelatnas persiapan Olimpiade Tokyo 2021.”Pelatnas renang mempersiapkan atletnya untuk mengejar target limit A sebagai syarat atlet renang mengikuti olimpiade,” katanya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.