Fakta Menarik Tentang Lemur Ekor Cincin, Salah Satu Hewan Terkenal Dari Madagaskar

oleh
Hewan Lemur Ekor Cincin Salah Satu Hewan Yang Terkenal Di Madagaskar

Jakarta, Borneo24.com Lemur ekor cincin termasuk jenis primata dengan ukuran tubuh sekitar 36 hingga 42 sentimeter. Tubuhnya dilapisi oleh bulu tebal dengan warna coklat atau abu-abu. Biasanya, wajah dari lemur ekor cincin dikelilingi bulu berwarna putih dengan sedikit dot hitam di sekitar mata dan hidungnya.

Melansir dari laman Animal Diversity, keunikan dari ciri tubuh lemur ekor cincin sehingga kita dapat dengan mudah mengenalinya terletak pada ekornya. Ekor berbulu tebal yang bisa mencapai panjang sekitar 56 hingga 63 sentimeter ini punya warna belang hitam-putih yang nampak mirip seperti cincin yang tersusun rapih. Dari sinilah penamaan mereka berasal.

Hewan yang Suka Berkelompok

Lemur adalah hewan yang suka berkelompok. Dalam satu kelompok, terdapat 15 hingga 20 ekor lemur ekor cincin. Uniknya, kelompok tersebut dipimpin oleh seekor lemur betina. Jika dalam kelompok tersebut terjadi pertengkaran, maka pemimpin betina akan memenangkan pertengkaran tersebut. Lemur berkelompok untuk membangun wilayah, dan bertengkar dengan kelompok lain supaya wilayahnya tidak diperebutkan.

Ketika berkelompok, lemur ekor cincin betina akan bertahan dalam kelompok yang sama selama hidupnya, sejak dilahirkan. Sedangkan lemur ekor cincin jantan lebih suka berpindah-pindah ke kelompok lainnya.

Namun, karena lemur ekor cincin betina lebih berkuasa, jantan akan mengalah dari betina ketika menemukan makanan. Lemur ekor cincin betina akan makan lebih dulu di pohon-pohon terbaik, sedangkan jantan akan menunggu betina selesai makan.

Menipu Lawannya dengan Aroma

Jika kamu melihat hewan besar lain seperti singa atau harimau berkelahi, mereka akan menunjukkan auman keras untuk menakuti lawannya. Begitu juga kucing peliharaan yang sedang bersitegang. Mereka saling mengeong dengan nada yang tajam seolah meniru harimau mengaum.

Namun, berbeda dengan hewan-hewan tersebut. Lemur tidak menggertak dan menunjukkan wajah keras. Lemur memilih untuk menentukan kelemahan lawan dengan cara mencium aroma tubuhnya. Dari penelitian yang dilakukan di Duke Lemur Center, diketahui bahwa lemur yang sakit akan mengurangi aroma tubuhnya.

Jadi, lemur yang kuat adalah lemur yang juga beraroma kuat. Jika sedang mengurangi aroma tubuhnya, berarti lemur sedang merasa lemah. Nah, dengan cara ini pula para lemur dapat menentukan kekuatan lawannya ketika berkelahi.

Lemur Terancam Punah

Banyak orang mengira lemur hanya dapat ditemukan di Madagaskar, Afrika. Namun sebenarnya beragam lemur dengan ukuran terbesar berada di negara bagian, Carolina Utara. Di negara tersebut, lemur-lemur dirawat dan dipelihara di Duke Lemur Center.

Duke Lemur Center membantu mencegah terjadinya kepunahan lemur akibat pembalakan liar. Pembalakan liar adalah penebangan yang dilakukan tanpa izin resmi atau tidak sah. Pembalakan liar ini dapat mengurangi pohon yang merupakan makanan dan habitat lemur.  Tahukah kamu, 90 spesies dari 110 spesies lemur di bumi sudah tergolong hewan terancam punah. Oleh karena itu, berbagai cara penangkaran lemur dilakukan untuk mencegah kepunahan tersebut. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.