Ogol Pamit Kepada Keluarga Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Disungai

oleh

KAPUAS – Warga Dusun Mumput Desa Baronang, Kecamatan Kapuas Tengah dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pemuda yang mengapung disebuah sungai. Diketahui identitas mayat tersebut bernama Ogol (28). Kejadian penemuam mayat tersebut, terjadi di Sungai Kuata Sei Seriak, Desa Baronang, Selasa (09/04/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan Informasi Pihak Keluarga Korban, saat dikonfirmasi mengatakan jika korban itu berangkat dari rumah pada Jumat (04/04/2019) dan tidak kembali, hingga di temukan menjadi mayat di sebuah sungai pada, Selasa (09/04/2019).

“Jadi ada warga desa yang melihat mayat keponakan saya mengapung di Sungai ditempat lokasi kejadian. Kondisi mayatnya, lehernya hampir putus, tangan sebelah kiri putus dan terikat demgan sarung bantal, dan bagian pantatnya ada kelihata tulang seperti bekas luka dan itu tidak mungkin karena digigit oleh binatang”Ungkap ayah korban Idar melalui via telepon, Jumat(12/04/2019)

Setelah adanya laporan dari warga, pihak keluarga pun merasa tidak curiga pada awalnya jika korban diduga meninggal karena dibunuh. Namun, pada saat pihak keluarga ada berjelan didekat lokasi kejadian ada menemukan sebuah rumah dan didalamnya banyak bercak bekas darah. Berdasarkan informasi warga sekitar, jika malam itu korban menginap dirumah itu bersama dengan teman – temannya,”tuturnya.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Tengah Ipda Catur Winarno, membenarkan telah terjadi penemuan sesosok mayat pemuda, di Sungai Kuatan, Sei Seriak atas laporan warga jika ada mayat tenggelam dan mengapung.

“Jadi kita mendapatkan laporan dari anggota polisi yang tugas di PT. ASMIN jika di Dusun Mumput, Desa Baronang, jika ada ditemukan sesosok mayat mengapung di sungai. Sehingga, saya bersama anggota langsung ke lokasi kejadian dan melakukan evakuasi. Dan jalan menuju ke lokasi TKP sendiri sehingga rusak dan kita harus memutar ke arah Timpah,” Ucap Kapolsek Kapuas Tengah Ipda Catur Winarno BI.”

Setelah sampai dilokasi kejadian kita meminta pihak keluarga supaya melakukan otopsi pada mayat korban, namun ditolak oleh pihak keluarga hingga jenasah langsung diserahkan kepihak keluarga untuk dikebumikan,” lanjutnya.

Namun baru-baru ini pihak keluarga baru melaporkan kembali ke Polsek Kapuas Tengah setelah beberapa hari mayat korban sudah dikubur, terkait adanya indikasi pembunuhan pada korban, karena pihak korban ada menemukan salah satu rumah yang didalamnya banyak terdapat bercak darah tempat korban menginap saat itu.

“Intinya, jika memang ada unsur pembunuhan dan pihak keluarga berkeyakinan akan hal tersebut, kita akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan jika perlu untuk menguatkan hal tersebut bisa dilakukan otopsi ulang pada mayat korban,”pungkas Ipda Catur. (RP/01)

No More Posts Available.

No more pages to load.