Operator ULD Sebangau, Mengapung Tanpa Busana

oleh

PULANG PISAU – Mayat laki-laki tanpa busana ditemukan mengapung di bawah Jembatan kerukan atau parit (tersier) Desa Mekar Jaya RT.01 RW. 01 Sp 3 Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau. Korban tersebut diketahui bernama Syahrul (23) seorang Operator ULD (Unit Listrik Desa) Sebangau.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, melalui Kasatreskrim Polres Pulang Pisau Iptu Jhon Digul Manra, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, menurutnya korban ditemukan tenggelam, dan tidak ada tanda kekerasan terhadap korban, Selasa (19/03/2019).

Kronologis kejadian, kata Jhon Digul, berawal dari laporan Slamet Riyadi (39), selaku Koordinator ULD (Unit Listrik Desa) Kecamatan Sebangau Kuala, warga Jalan Walet RT.06 RW.02 Desa Sebangau Jaya, Senin (18/3) sekitar pukul 20.20 WIB. Sekitar pukul 13.00 WIB, Slamet Riyadi yang pada saat berada di Kuala Kapuas mendapatkan telepon dari rekannya, Wawan Setiawan yang mengabarkan bahwa telah melihat sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan poros Desa Mekar Jaya menuju Desa Sebangau Jaya dalam posisi kunci kontak masih hidup dan masih melekat di sepeda motor.

Tetapi Wawan Setiawan tidak ada melihat korban berada di dekat tempat tersebut, kemudian Slamet, menelepon Nurdin dan menanyakan keberadaan korban, kemudian Nurdin menjelaskan bahwa korban memang tidak ada kembali atau pulang kerumah ataupun ke kantor sejak subuh.

Setelah itu Slamet, meminta kepada Nurdin agar mengajak warga sekitar untuk mencari keberadaan korban. Dan pada saat dilakukan pencarian oleh Nurdin dan beberapa Warga sekitar, sepeda motor korban ditemukan dan terparkir di pinggir jalan poros Desa Mekar Jaya menuju Desa Sebangau Jaya.

Barang Bukti (Barbuk) 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Merk Yamaha Vixion warna abu-abu, Nomor Polisi KH 5676 BB, langsung diamankan di polsek setempat. “Tindakan yang kita ambil saat ini, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, membuat laporan Polisi, melakukan Visum Et-Revertum mayat dan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut” tandasnya. (RP/02)