Transportasi Sungai Fokus Dibangun Kota Banjarmasin

oleh
Pasar terapung di sungai Martapura.

Kalimantan Selatan, Borneo24.com – Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Ibnu Sina menyatakan, daerahnya akan memfokuskan pembangunan transportasi sungai kedepannya, yakni, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Menurut Ibnu Sina, pembangunan transportasi sungai diutamakan juga untuk meningkatkan kepariwisataan. Karena Kota Banjarmasin merupakan kota berbasis sungai dengan julukannya kota seribu sungai.

Tujuannya pula, ucap dia, menjadikan Kota Banjarmasin sebagai kota sungai di daerah ekonomi Kalimantan tahun 2025. Yakni untuk kepentingan transportasi dan pariwisata.

“Pertama Jaringan sungai di kota ini harus dimanfaatkan betul untuk kehidupan warga kota. Kemudian menjadi water front city sesuai RPJMD sebelumnya, yakbi, tahun 2016-2021,” kata Ibnu Sina dikutip dari republika pada Jum’at (6/8/2021).

Dia menyatakan, kota ini akan dibamgun lebih bermartabat, salah satunya dengan membuat transportasi sungai. “Dinas Perhubungan sudah mendesain, master plant transportasi sungai, karena tiga pintu masuk kota setiap pagi macet, padahal dua diantaranya ada sungai yang bisa dimanfaatkan, seperti Sungai Lulut dan Sungai Alalak, jadi dua tempat ini harus didesain ulang,” ujarnya.

Hal lain yang juga penting dalam visi RPJMD kedepannya, kata Ibnu Sina, melanjutkan program pembentukan wira usaha baru sebanyak 2.500 buah dalam lima tahun, serta memberikan pelayanan publik terbaik berbasis smart city.

“Melahirkan Wira Usaha Baru (WUB) berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mengembalikan Kota Banjarmasin sebagai kota perdagangan dan jasa, inilah kekuatan kota ini,” ujarnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.