DPRD Kotawaringi Barat Akui, PT Ensbury Kalteng Mining “ Tidak Ada Dampak Sosial” Buat warga . Turun Lakukan Pengecekan?

“kalau memang perusahan PT Ensbury Kalteng Mining tidak beroperasi ya sudah kembalikan ke pemerintah. Sehingga warga bisa memakai lahan itu untuk berkebun atau berladang. Dalam waktu dekat kota akan lakukan pengecekan dulu. Nanti kita jadwal turun kelapangan”

Jun 14, 2024 - 18:14
 0  114
DPRD Kotawaringi Barat Akui, PT Ensbury Kalteng Mining “ Tidak Ada Dampak Sosial” Buat warga . Turun Lakukan Pengecekan?
Tampak Alat Alat Pengolahan Emas PT Ensbury Kalteng Mining di Pangkut Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat,Borneo24- Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Barat Bambang Suherman mengakui selama ini tidak dampak social dan mendongkrak perekonomian untuk warga Pangkut Kecamatan Arut utara. Dampak social yang dimaksud berupa CSR perusahaan itu tidak pernah berjalan dengan baik. Bahkan ia juga mengakui, DPRD Kotawaringin Barat sangat sulit untuk berkoordinasi dengan perusahaan yang bergerak di Pertambangan emas tersebut.

Ia juga mengakui, sejauh ini tidak ada CSR murni dijalankan oleh perusahaan terutama warga Pangkut. Misalnya membantu perbaikan penimbunan jalan berlobang, perekonomian dan pendidikan untuk warga. Dengan itu pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan koordinasasi untuk melakukan pengecekan ke lapangan, apakah perusahaan tersebut beroperasi atau tidak selama ini.

Dia juga mendorong eksekutif untuk mengevaluasi PT Ensbury Kalteng Mining, sebab perusahaan tersebut memiliki ijin kontrak karya  dengan pemerintah 30 tahun kedepan dari tahun  2010. “ itu kan ijin kontrak karya. Dengan itu kita mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi ,sehingga warga Arut Utara bisa menikmati adanya perusahaan pertambangan. CSR murni dari perusahaan aja tidak ada. Jadi tidak ada dampaknya perusahaan itu” tegas Bambang Suherman.

“kalau memang perusahan PT Ensbury Kalteng Mining tidak beroperasi ya sudah kembalikan ke pemerintah. Sehingga warga bisa memakai lahan itu untuk berkebun atau berladang. Dalam waktu dekat kota akan lakukan pengecekan dulu. Nanti kita jadwal turun kelapangan” kata Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sejauh ini management dari Perusahan Enbury Kalteng Mining (EKM) diperiksa Krimsus Polda Kalteng. Bahkan, perusahaan tersebut saat ini berhenti beroperasi akibat pintu masuk dan didalam perusahaan di “segel”. Sengketa antara Kontraktor dan perusahaan sudah berlangsung sebanyak tiga kali. Pasalnnya, perusahaan menyuruh kontraktor untuk bekerja, belum habis masa kontrak kerjanya harus berhenti dengan alasan tidak jelas.  (berambung … PT Ensbury Tiga kali Berpindah Tangan alias Kepemilikan)