Tidak Mau Ganti Lahan PT.KSS Diancam Diusir

oleh

KAPUAS – Ratusan warga dari lima desa yang berada di Kecamatan Kapuas Barat menuntut agar pihak Perusahaan Besar Suasta (PBS) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit PT. Kapuas Sawit Sejahtera (KSS) agar menganti rugi lahan yang diserobot secara membabi buta.

Rapat dengar pendapat antar warga dari Desa Pantai, Desa Teluk Hiri, Desa Anjir Kalampan, Desa Kelurahan Mandomai, Desa Penda Katapi, dan Desa Saka Mangkahai berlangsung di Kelurahan Mandamoi Rt 3 Kapuas Barat, untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi warga akibat aktivitas perkebunan kelapa sawit yang terus menerobos tanah milik masyarakat.

Kepala Handel Sungai Garantung Pak Yago mengatakan, jika memang awalnya ada tiga orang yang pernah mendatangi rumahnya meminta dicarikan lahan, dan meminta ketua Handel untuk menjual lahan, namun tidak digubris namun tiga orang tersebut mengatakan jika bapa tidak menjual, jangan salahkan jika nanti orang lain yang menjual lahan yang ada di Handel Garantung kepada pihak KSS.

“Mereka mengancam kita, dengan kata-kata seperti itu karena mereka dibeking sama Brimob, Polisi, dan sama preman juga sehingga warga menjadi merasa takut. Hingga sekarang pihak perusahaan terus melakukan tindakan arogan mengarap lahan warga tampa ada penyelesaiannya dan kita sudah melaporkan ke polres dan kebeberapa instansi terkait namun tidak ada respon sehingga kita minta PT.KSS diusir dari Kapuas Barat,” Ungkap Kepala Handel Garantung Yago,” Kamis (11/04/2019).

Hal serupa disampaikan Mansa warga dari Desa Penda Katapi juga melaporkan, jika ada tanahnya yang sudah digarap oleh PT.KSS, padahal ia tidak pernah menjual tanahnya kepada pihak perusahaan tersebut sehingga ia merasa bingung bagaimana sistem penyelesaian terkait masalah tersebut, sementara perusahaan sendiri tidak ada etikat baik memberikan penjelasan dan penyelesan.

“Hari ini, kita melakukan pertemuan untuk mengumpulkan warga dari enam desa yang lahannya di ambil sepihak oleh perusahaan. Kita mendatangi surat peryataan bahwa kita meminta PT.KSS dicabut izinnya dan meminta perusahaan angkat kaki dari wilayah Kecamatan Kapuas Barat, kita akan adukan ini selain ke pemda, dan juga kepusat untuk meminta keadilan jika hukum dan pejabat daerah Kapuas sudah tidak bisa membantu,”tukasnya. (RP/01)