Dilema Dinsos Kotabaru, Bukan karena Acuh Tapi Terkendala Dana

oleh

Kalimantan Selatan – Inilah dilema yang dialami Dinas Sosial Kotabaru menghadapi permasalahan terkait orang terlantar dan gelandangan.

Hal ini disampaikan Ny. Fadjaryana, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kotabaru, saat ditemui di ruang kerjanya terkait orang terlantar yang diinapkan di rumah dinas camat PL Tengah yang meninggal dunia pada, Minggu (21/04/19).

Fadjaryana mengatakan pihaknya bukan tidak acuh, pihaknya tidak merujuk ke rumah singgah atau panti karena harus ada persyaratan berupa KTP, juga karena yang berbicara siapa penjaminnya. Hal ini membuat kesulitan bagi pihak Dinsos. Senin (22/04/19)

Fadjaryana juga menyampaikan rumah singgah milik Dinsos hanya berupa singgah sementara tanpa ada perawatan. Lagi menurutnya seharusnya rumah singgah yang ada sudah harus ditingkatkan menjadi rumah singgah plus.

Beliau mengatakan Kotabaru seharusnya sudah memiliki Lembaga Kesejahteraan Sosial yang fungsinya sebagai tempat pemberian keterampilan bagi para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan Wanita Tuna Susila (WTS). Namun kembali lagi masalah anggaran menjadi hambatan utama. (RP/01)