Pemkab Kapuas Berlakukan PPKM Mikro di Kecamatan Zona Merah

oleh
(kiri) Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat.

Kapuas, Borneo24.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis Mikro agar menekan pergerakan orang sebagai upaya mencegah penularan Covid 19 terutama di kecamatan yang masuk zona merah.

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat mengatakan, dengan kenaikan terkonfirmasi penularan covid 19 semakin meningkat terutama di Kecamatan Selat dan kecamatan masuk zona merah wajib melaksanakan PPKM Mikro.

“Kita buat pos PPKM untuk kecamatan yang masuk zona merah bukan saja di Kecamatan Selat yang tinggi angka penularan covid 19,” Kata Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat usai pimpin rapat di Aula Bappeda Jalan Tambun Bungai, Selasa (23/3/2021).

Ben Brahim mengakui, Kabupaten Kapuas sudah memberlakukan PPKM setelah di Pulau Jawa dan instruksi seperti ini sudah dilaksanakan untuk mendirikan pos di 17 kecamatan. Ia mengakui peningkatan terhadap penularan covid di Kabupaten Kapuas terus bertambah bahkan mencapai ratusan, itu karena di lakukan tracing secara masif.

“Kita lakukan tracing secara masif sampai ke kecamatan dan desa, kalau menunggu tidak akan diketahui berapa orang yang terpapar covid 19,” terangnya.

Bupati yang dikenal peduli dengan warganya itu, menuturkan kalau Dinas Kesehatan hanya menunggu warga datang untuk memeriksa kesehatan tidak akan pernah tahu jumlah terkonfirmasi sebanyak ini. Justru dengan bergerak menjemput bola bahkan sampai ke pesantren baru ditemukan Orang Tanpa Gejala (OTG). Contohnya di pesantren Al Amin Pulau Petak dapat 40 orang terkonfirmasi covid 19.

“Makanya angka kita meningkat karena petugas kita bergerak secara masif mencari dan berhasil walau pun angkanya bertambah, kalau kita diam saja tidak pernah ditemukan terkonfirmasi OTG,” Imbuhnya.

“Saya berharap warga Kapuas patuhi protokol kesehan dan mengurangi aktifitas keluar kota ke Banjarmasin. Karena biasa dari luar kota yang kena covid 19,”‘ timpal mantan Kepala Dinas PU Kalteng itu. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.