Bupati Penuhi Nazar Gelar Tradisi Adat Tolak Bala

oleh
Bupati Lamandau Hendra Lesmana menjalani ritual Adat Balalayah Pantang Pamali atau Tula' Bala (Tolak Bala) bersama sejumlah Tokoh Adat.

Lamandau, Borneo24.com Bupati Lamandau Hendra Lesmana didampingi sejumlah Kepala OPD, Camat Lamandau dan beberapa tokoh adat dan masyarakat mengikuti acara adat Balas Nazar Tolak Bala di Desa Tapin Bini, Kecamatan Lamandau.

Diketahui, kegiatan itu merupakan wujud syukur atas rangkaian acara adat yang dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, yakni Tradisi Adat Balalayah Pantang Pamali atau Tula’ Bala (Tolak Bala).

“Sebelumnya kami juga menggelar Acara adat Balalayah serentak di seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Lamandau,” ungkap Bupati Lamandau Hendra Lesmana. Minggu, (19/6/2022).

Dijelaskan Bupati Hendra, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah bersama Dewan Adat Dayak Kabupaten Lamandau untuk menekan penyebaran kasus Covid-19.

Dia menerangkan, menghalau Corona dengan budaya, merupakan salah satu kearifan lokal warisan budaya nenek moyang di Bumi Bahaum Bakuba yang digelar pada bulan Juli 2021 lalu, dinilai telah efektif menekan tingkat penyebaran wabah Covid-19.

“Melalui pelaksanaan tradisi Balalayah Pantang Pamali yang dikolaborasikan dengan penerapan protokol kesehatan, masyarakat Lamandau memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap pantang pamali atau larangan yang diberlakukan,” ujarnya.

Bupati Lamandau berharap, adat budaya peninggalan nenek moyang yang ada di Kabupaten Lamandau tetap terjaga dan lestari di tengah era modern saat ini.

“Harapan kita, adat budaya yang menjadi salah satu kekayaan masyarakat Lamandau tetap terjaga dengan baik, tidak hanya orang-orang tua namun juga generasi muda yang harus turut serta melestarikannya,” tandas Bupati. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.