Perumahan Setda Pulpis Terkesan Angker

oleh

PULANG PISAU – Sungguh sangat di sayangkan, fasilitas publik yang sedianya menjadi tempat bersantai, dan menambah daya tarik atau pemandangan menjadi tidak terawat, dan kesannya seolah di biarkan begitu saja.

Contohnya di area komplek Rumah Jabatan (RUJAB) Sekda Kabupaten Pulang Pisau, tampak sebuah taman dengan area yang cukup luas sudah ditumbuhi semak belukar dan terkesan tidak terawat. Bahkan tidak hanya itu, di kabarkan RUJAB milik Sekda pun hingga kini masih belum ditempati.

Jika melintas di area komplek, keberadaan taman tersebut jauh berbeda dengan taman-taman lainnya yang ada di Kota Pulang Pisau ini.

Selain ditumbuhi semak belukar, keberadaannya juga menambah nuansa seram. Padahal, lokasi pembangunan taman tersebut tidak jauh dari pemukiman warga.

Informasi yang berhasil dihimpun Reporter Borneo24, bangunan taman itu teranggarkan sejak tahun 2015 -2016 menggunakan Dana APBD Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Lingkungan Hidup yang dulunya masih bernama Badan Lingkungan Hidup atau BLH.

Dulunya taman itu masih terawat, namun dalam beberapa tahun terakhir sampai pada tahun 2019 ini, di area taman tersebut sudah tidak pernah terawat lagi alias terbengkalai (Mubazir). Bahkan kondisinya pun juga terlihat sudah mulai rusak.

Kandi, warga Pulang Pisau saat di wawancarai awak media mengatakan, ia sering lewat lokasi komplek perumahan Sekda Pulpis itu, dan melihat ada bangunan seperti taman yang ditumbuhi semak belukar, dan sejumlah pohon yang tumbuh dan menyebabkan area taman seperti hutan.

“Jadi, kalau menurut saya hal ini sangat disayangkan. Karena bangunan semacam ini terkesan mubajir, coba dirawat dan dipelihara pasti banyak warga yang memanfaatkannya,” kata Kandi kepada media ini.

Sementara, saat dikonfirmasi oleh awak media kepada dinas terkait, belum memberikan tanggapan. Pasalnya yang bersangkutan dikabarkan masih Dinas Luar (DL), seperti yang di sampaikan oleh Pegawai setempat.(RP/01)