Otak Manusia Terbagi Menjadi 2 Bagian, Bagian Apa Yang Berperan Mengembangkan IQ?

oleh
Otak Bagian Mana Yang Berperan Mengembangkan IQ

Jakarta, Borneo24.com Otak besar atau cerebrum, merupakan bagian terbesar dari otak yang berfungsi mengendalikan kerja otak. Otak besar terdiri atas dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri. Otak kanan mengatur gerakan tubuh bagian kiri, otak kiri mengatur gerakan tubuh bagian kanan.

Nah, setiap bagian ini pun memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Pada salah satu bagian, terjadi perkembangan IQ.

Di manakah bagian otak yang ada hubungannya dengan IQ? Yuk, cari tahu bersama!

Apa Itu IQ? 

IQ atau Intelligence Quotients yang banyak disebut orang sebagai kecerdasan intelektual. IQ merujuk pada kemampuan seseorang untuk menalar, memecahkan masalah, belajar, memahami gagasan, berpikir, dan merencanakan sesuatu.

Biasanya IQ berhubungan dengan kemampuan mengolah logika dalam otak.

Bagian-Bagian Otak

Dalam otak besar, ada 4 bagian penting, yaitu lobus frontallobus parietallobus temporal, dan lobus oksipital.

Lobus Frontal memiliki peranan dalam mengendalikan gerakan, ucapan, perilaku, emosi, dan kepribadian.

Lobus Parietal memiliki peranan dalam mengendalikan sensasi, sentuhan, tekanan, nyeri, dan suhu.

Lobus Temporal, memiliki peranan mengendalikan indra pendengaran, ingatan, memori, bicara, dan emosi.

Lobus Oksipital memiliki peranan mengendalikan fungsi penglihatan.

Perkembangan IQ terjadi pada bagian otak kiri, yang dianggap lebih baik untuk mengerjakan tugas-tugas yang melibatkan logika, bahasa, dan pemikiran analitis.

Seperti yang disebutkan di atas, IQ berhubungan dengan kemampuan logika. Orang yang dominan menggunakan otak kiri biasanya adalah orang yang logis, kritis, analisis, dan matematis.

Bisakah IQ Ditingkatkan?

Dilansir dari alodokter.com, beberapa faktor dapat memengaruhi tingkat IQ pada anak. Sebuah penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat IQ pada anak yang sering dimarahi.

Lalu, apakah ini berarti IQ juga bisa ditingkatkan? Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk memicu tingkat kecerdasan intelektual.

Contohnya dengan banyak berinteraksi dengan orang di sekitar atau membaca buku. Dengan berinteraksi, kita bisa belajar mengolah bahasa dan mengenal kosakata baru.

Dengan begitu, otak bisa semakin menerima informasi tersebut menjadi kemampuan kritis dan logis. Selain itu, membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan, namun juga mendorong daya imajinasi dan kreativitas yang membuat kita lebih kritis terhadap sesuatu. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.