Dipicu Saling Ejek di Medsos Sekelompok Remaja Tawuran, Satu Orang Luka Berat

oleh
Ilustrasi Gambar

Tangerang, Borneo24.com – Tawuran pelajar terjadi didi Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten..Tawuran terjadi antara pelajar.

Dalam aksinya, mereka tak tanggung-tanggung menggunakan senjata tajam seperti celurit, parang, dan pedang berbentuk ala samurai.Tawuran tersebut terjadi pada 4 Agustus 2020.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, kejadian tersebut berawal karena saling ejek dan tantang di media sosial.

“Peristiwa ini berawal dari penggunaan medsos secara kurang baik atau salah, sehingga medsos tersebut dimanfaatkan untuk saling menantang,” ujar Adi, Kamis (13/8/2020).

Awalnya, keduanya memilih lokasi di kawasan Kota Tangerang untuk saling adu otot. Kendati demikian, lanjut Adi, salah satu kubu mengatakan kalau Kota Tangerang kurang menantang karena banyak warga dan polisi yang melerai.

Remaja berinisl R (16) harus kehilangan tangannya setelah tulang pengumpil pada tangan kanannya putus.

“Sampai menimbulkan luka berat, tulang pengumpil pada tangan kanan korban putus,” kata Adi sambil menunjukan pedang ala samurai yang digunakan pelaku.

Selain tangannya yang putus, R yang masih di bawah umur tersebut juga menderita sayatan pada kepala bagian belakang, lengan kanan bawah, dada samping kanan, dan lengan kanan atas.

Adi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa meminta keterangan dari korban R lantaran masih menerima perawaran intensif.

“Korban ini masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang dan masih belum sadar karena di bawah pengaruh obat,” kata Adi.

Akibat tawuran ini, polisi menahan sembilan pelajar yang telah ditetapkan tersangka, yaitu berinisial AMP (18), APR (19), MFF (20) yang merupakan siswa di Jakarta Barat.

AMP melakukan pembacokan dengan menggunakan senjata tajam sejenis pedang samurai  yang mengenai lengan dan badan korban bagian kanan.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.