Pelaku Persetubuhan Dibawah Umur Diamankan Polres Kapuas

oleh
MA saat diintrogasi petugas.

Kapuas, Borneo24.com  – Pelaku kasus persetubuhan berisial MA Warga Desa Jejangkit Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas ini, diamankan setelah adanya laporan orang tua korban berisial RM (16) yang tidak terima korban dibawa lari oleh pelaku dan disetubuhi oleh pelaku.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kasat Reskrim Akp Kristanto Situmeang didampingi Kanit Perlinduang Permpuan Anak (PPA) Ipda Chintya mengungkapkan, bahwa dari laporan keluarga korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamanatkan pelaku dikediamannya yaitu Desa Jejangkit Kecamatan Bataguh.

“Dari laporan orang tua korban dan informasi keberadaan pelaku, akhirnya pelaku kami amankan dikediamannya tanpa perlawanan, kini pelaku langsung kami lakukan penahanan di Sel Polres Kapuas,” katanya, Jumat (3/9) kemarin.

Pertemuan korban dan pelaku pun menjadi tanda curiga oleh keluarga korban, dimana korban yang berpamitan kepada keluarganya untuk membeli pulsa, namun ditunggu hingga sore dan malam pun korban tidak kunjung pulang. Sampai akhirnya korban Pulang sehari setelah korban berpamitan.

“Terungkapnya kasus ini kecurigaan orang tua korban ini, karena korban yang berpamitan sebentar tidak pulang-pulang. Ketika korban pulang ditanya awalnya tidak menjawab yang akhirnya didesak ternyata korban berjalan dengan pelaku dan akan dijanjikan oleh pelaku diajak nikah,” pungkasnya.

Menunggu janji pelaku yang tidak kunjung ditepati dan pelaku pun sempat kabur akhirnya korban menceritakan kejadian perbuatan pelaku terhadap korban kepad orang tuanya, yang membuat orang tuanya tidak terima dan melaporkan kejadian itu ke Polres Kapuas.

“Akibat dari perbuatan pelaku kami kenakan Pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan atau UU nomor 35 tahun 2014 tentamg perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tetang perlindungan anak,” tegasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.