Penemuan Sosok Mayat Perempuan Dengan Sepucuk Surat Cinta, Ini Dia Kronologisnya

oleh
ilustrasi gambar

Sumatera Utara, Borneo24.com – Seorang Perempuan beinisial E menjadi korban pembunuhan oleh  pacar dan temannya sendiri. Hal ini berhasil di ungkap Polisi.

Polisi menjelaskan dugaan pembunuhan perempuan berinisial E (21) itu diduga dilakukan oleh temannya, J, dan pacarnya, M. Menurut polisi, J merupakan orang yang menusuk E hingga tewas setelah memperkosa E.

“Ketika (korban) sudah dibunuh, kemudian si J ini, dia nyuruh si M beli bensin. Makanya kan ada bekas bakar kan di korban itu. Nah, ini si J juga yang nyiram lalu bakar. Si M ada di situ masih. Ya, yang beli bensin juga M,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar.

Dia mengatakan J juga sempat berupaya memutilasi korban. Namun tubuh korban sudah mengeras sehingga mutilasi tersebut gagal.

” J diduga panik dan meminta M menelepon ibunya. Setelah datang, kata Ronny, ibu J bukan melapor, tapi diduga ikut membantu agar mayat korban dimasukkan dalam kardus.

Setelah itu si J-lah yang masukkan. Nah, peran ibunya ini juga ada mengangkat, membantu si J angkat korban di kamar mandi, ke ruang tengah,” sambung Ronny.

Ronny mengatakan ibu J diduga berupaya mengamankan anaknya agar tak dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Setelah mayat masuk dalam kardus, ibu J menelepon ibu M.

“Ibunya M ditelepon untuk datang juga. Tetapi ibunya M ini saat datang dikasih tahu sama ibu J bahwa si M ini pembunuhnya. M ini mau mau saja dia. Ibunya M ini percaya. ‘Kamu jangan ngomong banyak, memang kamu yang bunuh’. M ini mau-mau aja. Sebelumnya, si M ini dibujuk sama ibunya J,” tutur Ronny.

Ibu M diduga turut menuduh anaknya melakukan pembunuhan dan meminta M bertanggung jawab. Bahkan, kata Ronny, ibu M diduga menyuruh anaknya sendiri untuk bunuh diri dengan meminum racun.

“‘Udah M, kau tanggung jawab, kalau perlu, kau bunuh diri. Kau bunuh diri aja sekalian’,” tutur Ronny menirukan isi percakapan.

“Si M ini mau-mau saja. Jadi akhirnya dibuatlah seolah-olah memang si M ini yang membunuh. Biar seolah supaya M ini yang bunuh, dia minum racun. Akhirnya dia bikin surat itu juga,” sambungnya.

Namun rupanya M tak tewas setelah menenggak racun. Ibu M yang panik akhirnya menghubungi polisi dan mengatakan anaknya yang melakukan.

Bingung lagi mereka. Sudah bingung, ibunya si M ini kan sudah panik. Saat pertama ke TKP, ibunya M sudah panik, sudah ingin, ‘Sudahlah kita lapor polisi aja. Gini aja, anak saya ini sudah salah, biarlah kita laporkan polisi aja.(***)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.