Satresnarkoba Polres Seruyan Ringkus Komplotan Pengedar Sabu

oleh
Pelaku bernama Sinal (24), Amat (22) dan Agus (38).

Seruyan, Borneo24.com – Dalam upaya untuk memberantas peredaran gelap narkoba anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan berhasil mengamankan para komplotan pengedar Sabu pada, Senin (6/9/2021) Pukul 12.10 WIB di Jalan MT Haryono Kabupaten Seruyan.

Ketiga pelaku ini bernama Sinal (24), Amat (22) dan Agus (38) mereka adalah satu komplotan yang pada saat itu diamankan petugas akan melakukan transaksi sabu-sabu. Penangkapan terhadap para pelaku ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Ipda Andri Wicaksono usai menindak lanjuti laporan dari masyarakat.

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono dengan didampingi Wakapolres Kompol Yudha dan Kasat Narkoba Ipda Andri Wicaksono mengatakan bahwa para pelaku ini diamankan beserta barang bukti berupa lima paket sabu seberat 25,48 gram sabu.

“Mereka ini satu Komplotan dan berhasil diamankan saat hendak melakukan transaksi,” Kata Kompol Yudha.

Petugas kepolisian yang sudah melakukan pengintaian di kawasan Stadion Mini Gagah Lurus Kuala Pembuang Jalan MT. Haryono terlebih dahulu diamankan adalah pelaku yang bernama Amat saat sedang didalam mobil Brio warna merah.

Kemudian dikembangkan lagi terhadap teman pelaku yang bernama Sinal saat itu sedang berada di warung didekat stadion. Melihat kedatangan petugas pelaku yang bernama Agus yang ada di samping warung terlihat membuang sesuatu saat dilakukan pencarian ternyata yang dibuang adalah 5 paket sabu.

“Dari hasil penggeledahan keseluruhan petugas menemukan 5 paket sabu seberat 25,58 gram,satu plastik klip kosong,mobil Honda Brio,uang Rp 1,6 Juta Rupiah dan dua handphone,” ungkapnya.

Selanjutnya ketiga pelaku beserta barang bukti ini langsung digelandang ke Mapolres Seruyan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.