Pasar Sibolga Nauli Sumatera Utara Ditargetkan Beroperasi Juni 2022

oleh
Pasar Sibolga.

Sumatera Utara, Borneo24.com Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara Ditjen Cipta Karya tengah mengebut penyelesaian pembangunan Pasar Sibolga Nauli, Sumatera Utara agar dapat beroperasi Juni 2022.

Hingga saat ini progres pembangunan fisiknya telah mencapai 98 persen. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/5/2022).

Pembangunan fisik Pasar Sibolga Nauli dimulai sejak 26 Juni 2021 oleh PT Tureloto Battu Indah selaku kontraktor dan akan selesai pada 16 Mei 2022, sesuai dengan kontrak kerja selama 330 hari kalender dengan nilai kontrak awal Rp 61,8 miliar lalu setelah addendum menjadi Rp 66,5 miliar.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah I Sumatera Utara, Syafriel Tansier menambahkan, pembangunan Pasar Sibolga Nauli memiliki fasilitas yang cukup memadai. “Jumlah kios yang dibangun sebanyak 524 unit ditambah dengan jumlah los sebanyak 738 unit serta prasarana pendukung lain seperti kantor, musala, toilet, dan lainnya,” ucapnya. Berdasarkan data Pemerintah Kota Sibolga dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sibolga, tercatat sebanyak 1.262 calon pedagang sudah mendaftar dan siap menempati kios, los serta pelataran di Pasar Sibolga Nauli. Dengan jumlah kios, los, serta antusiasme pedagang yang cukup tinggi, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Sibolga.

Dengan terselesaikannya pembangunan Pasar Sibolga ini, diharapkan dapat menampung 1.262 pedagang dari pasar lama ditambah dengan pedagang yang berjualan dipelataran diluar kios dan los, di pasar yang baru ini diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan para pedagang minimal hingga 75 persen.

Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan mengapresiasi pembangunan Pasar Sibolga Nauli dan berharap pasar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

“Bangunannya sudah jauh lebih bagus dan lebih tertata dari pasar lama,” kata Jamaluddin. Pembangunan Pasar Sibolga Nauli berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pada 2021, Kementerian PUPR telah melaksanakan pembangunan atau rehabilitasi pada 18 pasar. Di Sumatera Utara, terdapat dua pasar selain Pasar Sibolga Nauli di Kota Sibolga yang juga dibangun, yaitu Pasar Baru di Kabupaten Mandailing Natal dan Pasar Balerong Balige di Kabupaten Toba Samosir. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.