Polda Selidiki Pembunuhan Ibu Anak Di Subang

oleh
Pembunuhan Ibu Anak Masih Dalam Tahap Penyelidikan

Bandung, Borneo24.com – Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus mengungkap pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, TH (55) dan AMR (23). Yosep, suami sekaligus ayah korban, kembali diperiksa penyidik pasca kasus itu diambil alih dari Polres Subang.

Dalam kasus ibu anak di Subang itu, Yosep dimintai keterangan penyidik di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar mulai Kamis (25/11) pukul 13.00 WIB. Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan berlangsung hingga pukul 00.00 WIB atau sekitar 11 jam.

Pengacara Yosep, Rohman Hidayat, menerangkan kliennya ditanyai penyidik mengenai aktivitas yang bersangkutan sebelum korban ditemukan pada 17 Agustus 2021. “Ada 39 pertanyaan. Materinya tentang sebelum kejadian dan ketika ditemukan jenazah,” kata Rohman, Jumat (26/11).

Selain aktivitas Yosep, Rohman mengatakan pihak penyidik juga menanyakan makanan di meja makan. Termasuk makanan yang dibungkus alumunium foil di meja makan di kediaman korban. Namun, pada saat itu, Yosep saat kejadian berada di rumah istri mudanya. “Jadi, kemarin penyidik menunjukkan satu foto meja makan. Ada nasi goreng di piring, terus ada alumunium foil berisi makanan. Enggak jelas makanannya, tapi yang jelas ada nasi goreng di piring,” kata Rohman.

Rohman menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap kliennya di Ditreskrimum Polda Jabar adalah pemeriksaan ke-16 oleh polisi. “Ini pemeriksaan pertama di Polda. Kalau dihitung sama yang di Subang, ini sudah yang ke-16 kali BAP (berita acara pemeriksaan),” ucapnya.

Selain Yosep, penyidik juga memanggil sejumlah saksi pembunuhan ibu anak di Subang. Pertama, kerabat korban bernama Muhammad Ramdanu alias Danu. Serupa dengan Yosep, Danu diperiksa di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar pada Kamis (25/11) pukul 13.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB. “Jadi, pertanyaannya tetap konfrontir dan membuktikan pertanyaan-pertanyaan sebelumnya,” kata kuasa hukum Danu, Achmad Taufan.

Selain Danu, polisi juga turut memeriksa Yoris yang merupakan anak pertama korban beserta istri Yoris bernama Yanti. Durasi pemeriksaan mereka hampir sama dengan Danu. Menurut Taufan, pemeriksaan yang kesekian kalinya oleh penyidik kepada kliennya dan juga Yoris dan Yanti untuk memastikan dan mengulang kembali apakah ada perubahan dan lain-lain.

Sejauh ini, kata dia, tak ada bukti baru saat kliennya diperiksa. Sehingga ia menganggap pemanggilan polisi hanya sebatas melanjutkan yang sudah dilakukan sebelumnya. “Penyidik kan sudah punya gambaran, tinggal memastikan pernyataan Danu terdahulu. Kemudian Yoris sesuai dengan yang kemarin,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang ibu dan anak korban pembunuhan ditemukan tak bernyawa di bagasi sebuah mobil mewah oleh suaminya di Subang, pada Rabu (18/8) pagi. Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kemudian melakukan tes kebohongan terhadap suami korban TH, yakni YH, dan istri mudanya, M, pada Kamis (16/9) dan Jumat (17/9).

Kasus pembunuhan ibu anak di Subang itu sendiri belum menemui titik terang. Salah satu petunjuk yang ditemukan polisi ialah jejak dari alas kaki di lantai rumah korban. Petunjuk tersebut saat ini tengah diidentifikasi mengarah pada pelaku pembunuhan sadis tersebut. Selain adanya jejak tersebut, penyidik juga menemukan ada serpihan tanah di tubuh korban. Dari hasil analisis, kedua korban diduga diseret saat akan dipindahkan ke dalam mobil. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.