Beras Siam Epang Kotim Raih Sertifikat Indikasi Geografis Dari Kemenkumham

oleh
Penyerahan Sertifikat Geografis Untuk Beras Siam Epang Yang Diterima Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor. (Foto: Kemenkumham)

Kotawaringin Timur, Borneo24.com Beras Siam Epang Sampit yang merupakan hasil produksi petani di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah berhasil meraih sertifikat indikasi geografis dari Kemenkumham dan satu satunya Kabupaten di Kalimantan Tengah yang meraih sertifikat tersebut

Dia pun berharap, dengan diserahkannya sertifikat tersebut, perekonomian masyarakat semakin meningkat, pemasaran hasil produksi pertanian di daerah setempat juga semakin luas. Sertifikat Indikasi Geografis Beras Siam Epang Sampit yang dimiliki masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Perlindungan indikasi Geografis (MPIG).

Beras Siam Epang Sampit merupakan sertifikat IG yang pertama di Kalimantan Tengah “Untuk itu harus dipertahankan ciri khas, karakteristik dan kualitasnya. Perlindungan Indikasi Geografis diperlukan agar Beras Siam Epang Sampit tidak diperdagangkan oleh pihak lain yang mengambil keuntungan atas ketenaran beras tersebut,” katanya.

“Dengan ini, semoga bapak bupati beserta jajaran terus proaktif dalam melindungi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di daerah,” kata Direktur Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kemenkumham Kurniawan Telaumbanua melalui pernyataan yang diterima Jumat (13/2/2022).

Pernyataan itu diungkapkan dia terkait penyerahan sertifikat indikasi geografis Beras Siam Epang yang diterima langsung Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor. Acara itu juga merupakan rangkaian promosi dan diseminasi Kekayaan Intelektual dengan Tema ”Kekayaan Intelektual Komunal Sebagai Pendorong Ekonomi Serta Warisan Budaya dan Identitas Suatu Daerah”.

“Dengan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pentingnya perlindungan atas Kekayaan Intelektual, maka diharapkan berdampak pada peningkatan pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal di daerah Kotim,” katanya.

Dukungan dari kelompok tani anggota MPIG Kabupaten Kotim dalam pengembangan tanaman pangan secara tekun dan bersama-sama serta konsisten. “Mudah-mudahan pengembangan Beras Siam Epang ini dapat terus dikembangkan dan dipertahankan demi kemajuan sub sektor tanaman pangan yang menjadi kebanggaan kita,” kata Halikinnor.

Dia pun berharap, kegiatan itu juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya Kekayaan Intelektual Komunal di wilayah Kalteng. Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan beras Siam Epang Sampit merupakan komoditi khas kabupaten setempat, diharapkan dapat meningkatkan citra beras yang berkualitas sehingga dapat membangun dan meningkatkan perekonomian. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.